Full width home advertisement

Travel the world

Climb the mountains

Post Page Advertisement [Top]



Istilah radikalisme merupakan pengembangan dari kata "radikal" yang berasal dari bahasa latin "radix" atau akar. Dengan kata lain, "radikal" mengacu pada hal-hal fundamental, dasar, dan esensial dari berbagai macam gejala.

Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, radikalisme memiliki tiga arti:

1.Paham atau aliran radikal dalam politik.

2.Paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis.

3.Sikap ekstrem dalam aliran politik.

Dalam ranah sosial dan politik, radikalisme merupakan paham yang menginginkan perubahan, pergantian, dan juga perombakan suatu sistem masyarakat hingga ke akarnya. Sedangkan dalam ranah keagamaan, radikalisme adalah gerakan yang berusaha merombak total tatanan sosial dan juga politik yang sudah ada dengan menggunakan kekerasan.


Dalam era globalisasi saat ini, munculnya ideologi pemikiran radikalisme menjadi salah satu ancaman yang dihadapi banyak negara. Pemikiran ini sering dikaitkan dengan pandangan ekstrim dan keinginan untuk perubahan sosial yang instan.


Padahal secara bahasa radikalisme memiliki arti yang sangat luas. Salah satunya adalah paham yang dapat mempengaruhi kondisi politik dan sosial suatu negara, seperti konsep terorisme dan ekstrimisme. Radikalisme berasal dari aliran pemikiran yang muncul di Eropa pada abad ke-18 mengenai perubahan yang sangat besar. 


Seiring berjalannya waktu, radikalisme mulai dipandang sebagai hal yang berbahaya dan ditentang oleh banyak negara karena akan melahirkan hukum baru dan bertentangan dengan hukum-hukum lainnya.


Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib