Peristiwa Cumbok atau Revolusi Sosial adalah serangkaian perang antara ulama dan saudagar Aceh (Teuku/Cut) yang terjadi pada 2 Desember 1945 hingga 16 Januari 1946. Perang ini pecah antara kalangan ulama (
teungku) dan saudagar Aceh (teuku).
Para pendukung proklamasi kemerdekaan Indonesia dalam Persatuan Ulama Seluruh Aceh (PUSA) melawan kubu saudagar Aceh (teuku) yang lebih memilih kekuasaan Belanda, sehingga menyebabkan perubahan struktur sosial bagi masyarakat Aceh.
Perang ini sangat banyak jatuh korban jiwa bahkan yang tidak bersalah juga ikut menelan korban.
Pertumpahan darah antara pihak Teungku dan Teuku berlangsung pertama kali tanggal 4 Desember 1945.
Namun, pertempuran antara keduanya berhasil didamaikan oleh Pemerintah Daerah Aceh tanggal 6 Desember 1946.