Permusuhan antara Syiah dan Sunni berawal dari perselisihan dalam menentukan pemimpin setelah wafatnya Nabi Muhammad. Perselisihan ini kemudian berkembang menjadi konflik ideologi dan politik. Tumpahan darah antara Sunni dan Syiah sampai sekarang masih terjadi.
Penyebab permusuhan
-Perselisihan dalam menentukan pemimpin setelah wafatnya Nabi Muhammad
Perbedaan konsepsi Imamah
-Perbedaan dalam menerima informasi ajaran mengenai teologi
-Dukungan negara-negara seperti Arab Saudi dan Iran kepada masing-masing komunitas
-Ketegangan yang meningkat sejak Revolusi Iran tahun 1979
Dampak permusuhan
-Munculnya banyak organisasi Islam radikal dan revolusioner
-Ketegangan politik yang besar di Timur Tengah
-Konflik di Indonesia, seperti di Bangil dan Sampang
Solusi permusuhan
-Mengedepankan unsur-unsur persamaan dan memperkecil unsur-unsur perbedaan
-Menjadikan dialog sebagai sarana penyelesaian perbedaan
Perbedaan Sunni dan Syiah
-Sunni berfokus pada mengikuti teladan Nabi, sedangkan Syiah berfokus pada garis keturunan keluarga Muhammad
-Syiah menerima beberapa hadis Muhammad yang sama yang digunakan oleh Sunni